Rapat TIMPORA Dumai Kuatkan Kolaborasi Tangkal TPPO dan TPPM Lewat Sinergi Lintas Instansi

DUMAI,Suryapubli Com.Upaya pengawasan keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kota Dumai terus diperkuat. Hal ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kota Dumai yang digelar di Hotel Grand Zuri, Jumat (8/8/2025).

Rapat ini mengangkat tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Pencegahan TPPO dan TPPM di Wilayah Kota Dumai”, sebagai respon terhadap maraknya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) yang kerap memanfaatkan Dumai sebagai jalur keluar masuk.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Dumai, Ruhiyat M. Tolib, selaku ketua pelaksana, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengidentifikasi dan mencegah berbagai modus tindak kejahatan transnasional tersebut.

TIMPORA bukan hanya forum komunikasi, tapi juga garda terdepan dalam pengawasan orang asing dan perlindungan terhadap WNI dari ancaman TPPO dan TPPM. Sinergi seluruh instansi sangat kami harapkan,” ujar Ruhiyat.

Dalam paparannya, Ruhiyat menyampaikan bahwa berbagai modus penyelundupan manusia kini makin canggih, mulai dari iming-iming kerja di luar negeri dengan gaji besar hingga pemberangkatan melalui jalur wisata atau pendidikan.

Sebagai bentuk pencegahan, pihak Imigrasi telah menolak dan menunda 603 permohonan paspor yang terindikasi kuat sebagai calon korban TPPO dan TPPM dalam kurun waktu 2021–2025.

Kami juga rutin melakukan sosialisasi ke masyarakat, khususnya di daerah-daerah kantong pekerja migran nonprosedural, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah,” jelasnya.

Rapat ini juga menjadi momentum penting dalam membahas implementasi Permenkumham Nomor 02 Tahun 2025 tentang Pengawasan Orang Asing, yang memberikan landasan hukum lebih kuat bagi TIMPORA untuk bertindak di lapangan.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran dari berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Dumai, antara lain:

Kodim 0320/Dumai,Polres Dumai,Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai,Kejaksaan Negeri Dumai Perwakilan,Pemerintah Daerah Kota Dumai

Di akhir rapat, seluruh peserta sepakat untuk memperkuat sistem deteksi dini, meningkatkan pertukaran data dan informasi, serta mengintensifkan kegiatan pengawasan dan penindakan secara terintegrasi.

Kami mengajak seluruh stakeholder untuk tetap solid. Mari kita jaga Kota Dumai dari segala bentuk kejahatan perdagangan orang dan penyelundupan manusia demi kedaulatan negara,” tutup Ruhiyat.

(Ria)