H. Yusri Malin Parpatiah dan H. Muharjon St. Sajatino Pimpin Rombongan Kurai Dumai Meriahkan Wisata Adat Manyilau Kampuang

Bukittinggi,Suryapublik.Com,Wisata Adat Manyilau Kampuang di Bukittinggi semakin semarak dengan kehadiran rombongan Kurai asal Kota Dumai. Rombongan ini dipimpin oleh H. Yusri Malin Parpatiah dan H. Muharjon St. Sajatino, yang tampil penuh wibawa sekaligus kompak bersama para perantau lainnya.6/9/2025

Para laki-laki terlihat gagah dengan busana kurai berupa kemeja putih bersulam, peci hitam, serta saruang bugih yang melingkar di leher. Sementara para perempuan tampil anggun dalam balutan baju kurai berwarna merah cerah dengan hiasan kepala khas Minangkabau. Perpaduan warna dan corak adat ini semakin memperindah suasana dan menambah daya tarik dalam helat budaya tersebut.

Kebersamaan dan keceriaan terlihat jelas dari rombongan Kurai Dumai. Canda tawa, kekompakan, serta semangat persaudaraan menjadi ciri khas yang mereka bawa. H. Yusri Malin Parpatiah menegaskan bahwa kehadiran rombongan ini bukan sekadar menghadiri acara, tetapi juga wujud cinta perantau kepada kampung halaman.
“Kami datang dengan hati yang rindu pada ranah, sekaligus ingin memperlihatkan bahwa Kurai di rantau tetap kompak menjaga adat dan budaya. Semoga silaturahmi ini terus berlanjut dan semakin menguatkan hubungan antara Dumai dan Bukittinggi,” ujarnya.

Sementara itu, H. Muharjon St. Sajatino menambahkan pentingnya melibatkan generasi muda dalam setiap kegiatan adat.
“Adat tidak boleh hanya berhenti di kami yang tua. Anak-anak muda harus ikut serta, mengenal dan mencintai akar budayanya. Itulah bekal yang akan menjaga jati diri mereka di manapun berada,” katanya.

Semaraknya warna busana Kurai Dumai menjadi bukti bahwa adat dan budaya tetap dijunjung tinggi meski berada di tanah rantau. Rombongan ini membawa pesan bahwa masyarakat Kurai di Dumai tetap menjaga jati diri sebagai anak nagari Bukittinggi, sambil terus mempererat silaturahmi antara ranah dan rantau.(Ria)