DUMAI,Suryapublik.Com-Komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditunjukkan aparat teritorial di wilayah Kota Dumai melalui langkah nyata di lapangan. Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan wilayah hadir memastikan setiap potensi ancaman dapat diantisipasi sejak dini.
Pada Rabu, 29 April 2026, Babinsa Kelurahan Sungai Geniot Koramil 03/Sungai Sembilan, Serda Bambang Irwanto, melaksanakan patroli karhutla sekaligus sosialisasi kepada masyarakat di Jalan Alur Gajah RT 10, Kecamatan Sungai Sembilan.
Kegiatan tersebut menyasar area seluas kurang lebih dua hektare yang didominasi tanah mineral. Meski demikian, tingkat kerawanan masih dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
Dalam patroli tersebut, Babinsa tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi persuasif dengan warga. Pendekatan humanis ini menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan.
Sosialisasi yang diberikan menekankan larangan membuka lahan dengan cara membakar serta konsekuensi hukum bagi pelanggar. Selain itu, masyarakat juga diingatkan akan dampak luas karhutla terhadap kesehatan, ekonomi, dan kelestarian lingkungan.
“Kami terus mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya sangat luas dan merugikan semua pihak,” ujar Serda Bambang Irwanto.
Ia menegaskan bahwa patroli yang dilakukan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya strategis menjaga stabilitas wilayah dari ancaman kebakaran.
“Melalui patroli ini, kami memastikan wilayah tetap aman, tidak ditemukan titik api maupun asap, serta situasi secara umum dalam kondisi terkendali,” tambahnya.(Ria)








