DUMAI,Suryapublik.com-Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan, Babinsa Koramil 03/Sungai Sembilan kembali melaksanakan patroli karhutla di kawasan lahan gambut RT 11, Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Senin (1/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan wilayah sekaligus memperkuat sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran lahan.
Patroli dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 03/Sungai Sembilan, Sertu Jainal Arifin, dengan menyasar area lahan gambut di kawasan Kilang Manis yang dinilai memiliki tingkat kerawanan terhadap munculnya kebakaran, terutama saat kondisi cuaca cerah dan aktivitas pengelolaan lahan meningkat.
Selama patroli, Babinsa melakukan pemantauan pada area seluas kurang lebih satu hektare guna memastikan kondisi wilayah tetap aman serta tidak ditemukan indikasi awal terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Selain patroli lapangan, kegiatan juga diisi dengan penyampaian sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan menggunakan metode pembakaran serta penjelasan mengenai sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Sertu Jainal Arifin mengatakan patroli dan sosialisasi dilakukan sebagai langkah pencegahan dini agar masyarakat lebih memahami dampak yang ditimbulkan dari kebakaran lahan, khususnya di kawasan gambut yang mudah terbakar.
“Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya karhutla. Karena itu kami terus mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan selalu menjaga lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu pengawasan wilayah sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin melalui koordinasi dan pelaporan cepat.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap ancaman karhutla karena dampaknya tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga aktivitas dan kesehatan masyarakat secara luas,” katanya.
Menurutnya, wilayah lahan gambut memerlukan pengawasan lebih intensif karena memiliki karakteristik yang rentan terbakar apabila tidak dijaga dengan baik.
“Dengan patroli rutin dan komunikasi yang terus dilakukan, kami optimistis potensi kebakaran dapat diminimalisir sehingga wilayah tetap aman dan kondusif,” tutup Sertu Jainal Arifin.
Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dengan kondisi cuaca cerah. Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik api maupun titik asap di lokasi patroli sehingga wilayah tetap dalam kondisi terkendali.
(Rls)








