DUMAI,Suryapublik.com-Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan terus dilakukan melalui kegiatan pembinaan teritorial di wilayah binaan. Melalui patroli, sosialisasi, dan pendampingan kepada warga, Babinsa hadir untuk memastikan langkah pencegahan bencana berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas masyarakat.
Sebagai bentuk implementasi pembinaan wilayah, Babinsa Kelurahan Purnama Koramil 01/Dumai, Sertu Mahyudin, melaksanakan patroli Karhutla, sosialisasi pencegahan banjir, serta pendampingan karya nyata tanaman kacang panjang milik warga bernama Surip di Jalan Daeng Taugik, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan seluas sekitar satu hektare dengan kondisi tanah mineral yang berada di wilayah binaan. Selain melakukan patroli pada area yang berpotensi rawan Karhutla, Babinsa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana.
Dalam sosialisasi yang dilakukan, warga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak lingkungan yang luas, mengancam keselamatan masyarakat, serta berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya.
“Patroli dan sosialisasi ini kami lakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman kebakaran maupun banjir,” ujar Sertu Mahyudin.
Menurutnya, pencegahan Karhutla dan bencana lingkungan lainnya membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar upaya yang dilakukan dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan ikut menjaga wilayah binaan agar tetap aman serta terhindar dari potensi bencana,” katanya.
Selain fokus pada pencegahan Karhutla, Sertu Mahyudin juga memberikan pendampingan kepada warga yang mengembangkan tanaman kacang panjang sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat di wilayah binaan.
“Selain menjaga lingkungan, kami juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan kegiatan positif yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Hasil patroli di lapangan menunjukkan tidak ditemukan titik api maupun titik asap, sementara kondisi cuaca cerah mendukung seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi TNI bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.
(Angga)








