DUMAI,Suryapublik.com-Ketela pohon menjadi salah satu komoditas yang terus dikembangkan masyarakat di Kecamatan Sungai Sembilan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga. Untuk mendukung hal tersebut, Babinsa Koramil 03/Sungai Sembilan, Sertu Muh Ali Mustofa, melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus pendampingan karya nyata di kebun milik Jumirin yang berada di Jalan Melati RT 09, Kelurahan Tanjung Penyembal, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pengembangan sektor pertanian masyarakat sekaligus upaya membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah binaan.
Dalam pelaksanaannya, Sertu Muh Ali Mustofa meninjau langsung kondisi tanaman ketela pohon yang dibudidayakan warga. Ia juga berdialog dengan pemilik lahan mengenai pengelolaan pertanian yang baik dan berkelanjutan agar hasil panen dapat terus meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Pendampingan ini bertujuan memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Sertu Muh Ali Mustofa.
Selain memberikan pendampingan pertanian, Babinsa juga menyampaikan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, serta ancaman keselamatan bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, upaya pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, edukasi dan komunikasi secara langsung terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Selain berisiko menimbulkan kebakaran, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang harus dipatuhi oleh semua pihak,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kelurahan Tanjung Penyembal terpantau aman dan kondusif. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran kegiatan. Dari hasil pemantauan di lapangan juga tidak ditemukan titik api maupun titik asap, sehingga kegiatan pendampingan pertanian dan sosialisasi pencegahan Karhutla dapat berjalan dengan baik sesuai rencana.
(Ria)








