DUMAI,Suryapublik.com-Komitmen Kodim 0320/Dumai dalam meningkatkan infrastruktur bagi masyarakat terus diwujudkan melalui pembangunan dua unit Jembatan Armco di wilayah Koramil 03/Sungai Sembilan. Meski dihadapkan pada cuaca hujan serta kondisi pasang surut air laut, progres pembangunan di kedua lokasi tetap berjalan dengan baik.
Pembangunan pertama berlokasi di Jalan Cempaka Gang Listrik, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan. Jembatan sepanjang 8 meter ini akan menghubungkan Kelurahan Lubuk Gaung dengan Kelurahan Basilam Baru dan diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 300 jiwa dari 170 kepala keluarga.
Pada titik tersebut, pekerjaan difokuskan pada penimbunan lantai jembatan dengan melibatkan dua personel TNI, empat pekerja, serta dua warga yang bergotong royong membantu proses pembangunan.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Armco kedua berada di Jalan Sukaramai, Kelurahan Lubuk Gaung. Jembatan sepanjang 22 meter ini akan menjadi akses penghubung antara Kelurahan Lubuk Gaung dan Kelurahan Basilam Baru, serta diproyeksikan memberi manfaat bagi sekitar 850 jiwa dari 380 kepala keluarga.
Di lokasi kedua, pekerjaan saat ini difokuskan pada perakitan rangka besi jembatan yang dikerjakan oleh dua personel TNI, empat pekerja, dan tiga warga setempat.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan di kedua titik menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya arus sungai yang deras, kondisi pasang surut air laut, serta sebagian material konstruksi yang harus didatangkan dari luar Kota Dumai. Meski demikian, seluruh proses pembangunan tetap berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali.
Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Armco merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan akses transportasi.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi akses yang akan mempermudah mobilitas masyarakat, mempercepat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan lainnya. Kami akan terus berupaya menyelesaikan pembangunan ini dengan tetap mengutamakan kualitas, meskipun menghadapi tantangan cuaca maupun kondisi alam di lapangan,” ujar Dandim.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang turut berpartisipasi dalam pembangunan tersebut.
“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap pembangunan di wilayah. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong, berbagai tantangan dapat dihadapi demi kepentingan bersama,” tutup Letkol Arm Herman Santoso.
(Angga)








