DUMAI,Suryapublik.com-Pembangunan dua unit jembatan Armco di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus menunjukkan progres yang positif. Proyek yang berada di bawah pengawasan Kodim 0320/Dumai tersebut kembali dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026) dengan melibatkan personel TNI, pekerja, dan masyarakat setempat.
Lokasi pertama berada di Jalan Cempaka Gang Listrik, Kelurahan Lubuk Gaung. Jembatan dengan bentangan sepanjang 8 meter ini akan menjadi akses penghubung antara Kelurahan Lubuk Gaung dan Kelurahan Basilam Baru. Keberadaan jembatan tersebut nantinya diperkirakan akan memberikan manfaat bagi sekitar 300 jiwa atau 170 kepala keluarga.
Di lokasi ini, pekerjaan difokuskan pada pembongkaran mal serta pemelesteran bagian sayap jembatan. Kegiatan dikerjakan oleh dua personel TNI, empat pekerja, dan tiga warga masyarakat dengan kondisi cuaca cerah yang mendukung proses pembangunan.
Sementara itu, pembangunan jembatan kedua di Jalan Sukaramai, Kelurahan Lubuk Gaung, juga terus mengalami kemajuan. Jembatan dengan bentangan 22 meter dan lebar sungai 10,40 meter tersebut diproyeksikan menjadi akses vital bagi sekitar 850 jiwa atau 380 kepala keluarga.
Pekerjaan yang dilaksanakan di lokasi kedua meliputi pemasangan batu, pengelasan besi, serta pengecoran konstruksi. Kegiatan ini melibatkan dua personel TNI, lima pekerja, dan tiga warga masyarakat yang turut bergotong royong dalam proses pembangunan.
Meski dihadapkan pada sejumlah kendala, seperti kondisi arus sungai yang dipengaruhi pasang surut air laut serta sebagian material konstruksi yang harus didatangkan dari luar kota, seluruh rangkaian pekerjaan tetap berlangsung dengan aman, lancar, dan sesuai rencana.
Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, menegaskan bahwa pembangunan jembatan Armco merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi akses penting bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial. Kami berkomitmen untuk terus mengawal proses pembangunannya agar selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang terus terjalin selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pekerja, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menyukseskan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan.
“Kebersamaan dan semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan teritorial. Semoga keberadaan jembatan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat besar, memperlancar mobilitas warga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sungai Sembilan,” pungkasnya.
(Angga)












