DUMAI,Suryapublik.com-Personel Polsek Bukit Kapur melaksanakan pengecekan situasi, ketersediaan, dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Kecamatan Bukit Kapur, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Pengecekan dilakukan di tiga SPBU, yakni SPBU 14.288.601 Bagan Besar PT Pertamina Retail, SPBU 14.288.671 PT Khatulistiwa Lintas Mandiri, dan SPBU 13.288.632 PT Energisindo Gas Nusantara.
Dari hasil pemantauan, seluruh SPBU masih memiliki stok BBM yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Jenis BBM yang tersedia meliputi Pertalite, Pertamax Turbo, Dexlite, Bio Solar, dan Pertamax 92, meski pada beberapa SPBU terdapat jenis BBM tertentu yang sedang tidak tersedia.
Harga BBM di seluruh SPBU terpantau masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax 92 Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp20.150 per liter, Dexlite Rp20.550 per liter, dan Bio Solar bersubsidi Rp6.800 per liter.
Petugas juga memastikan penyaluran BBM bersubsidi tetap menggunakan sistem QR Code MyPertamina untuk kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan angkutan sesuai ketentuan. Selain itu, batas maksimal pengisian BBM bersubsidi di masing-masing SPBU juga diterapkan guna menjaga pemerataan distribusi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh SPBU terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan antrean panjang maupun penumpukan masyarakat yang berpotensi mengganggu pelayanan.
Untuk mengantisipasi kemacetan akibat antrean kendaraan pengisian BBM, personel Polsek Bukit Kapur turut melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sekitar area SPBU sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Melalui kegiatan ini, Polsek Bukit Kapu AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si. memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman, harga sesuai ketentuan, serta pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Bukit Kapur.
(Ria)








