Tim Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla, Sosialisasi Bersama PT SRPO di Dumai

Dumai,Suryapublik.com-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi kepada perusahaan dan pekerja perkebunan. Tim Mabes TNI melaksanakan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kantor PT SRPO, Jalan Pelajar RT 01, Kelurahan Guntung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut turut didampingi personel Kodim 0320/Dumai dan Koramil 02/Bukit Kapur. Sosialisasi diikuti manajemen PT SRPO, para asisten, humas, kepala security, mandor serta pekerja kebun.

Ketua Tim Penyuluhan Sosialisasi Karhutla, Kolonel Inf Muhammad Radhi, menyampaikan materi mengenai pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, pencegahan tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak, tetapi membutuhkan koordinasi bersama.

“Karhutla bukan tanggung jawab satu pihak. Karena itu, diperlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama dan berkelanjutan,” kata Kolonel Inf Muhammad Radhi.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak Karhutla terhadap kesehatan, lingkungan, ekonomi dan kehidupan sosial. Tim turut menekankan pentingnya membangun sistem koordinasi serta melakukan pelaporan secara cepat dan terbuka apabila ditemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan.

Kolonel Inf Muhammad Radhi mengatakan pencegahan harus dilakukan sepanjang tahun, bukan hanya ketika memasuki musim kemarau. Ia juga mengingatkan agar masyarakat maupun pihak perusahaan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Pencegahan harus menjadi gerakan sepanjang tahun. Apabila ditemukan adanya pembakaran, segera laporkan kepada pihak terkait sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” ujarnya.

Selain langkah pencegahan, sosialisasi juga membahas konsekuensi dan sanksi hukum terhadap aktivitas pembakaran lahan. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan foto bersama sebelum ditutup dalam keadaan aman dan lancar.

(Angga)