DUMAI,Suryapublik.com-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di wilayah Kota Dumai. Tim gabungan melaksanakan patroli rutin sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di Jalan Arifin Ahmad RT 004, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Rabu (23/9/2026).
Patroli tersebut melibatkan Ketua Tim Kurniati, Syamsul Efendi, Danramil 02/Bukit Kapur Kapten Inf Syuar Hendri, Babinsa Kelurahan Pelintung Sertu Misriadi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pelintung Aiptu Ramot Sibarani, satu personel Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, tim menyambangi warga sekaligus memberikan sosialisasi mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di kawasan yang memiliki lahan gambut.
Danramil 02/Bukit Kapur Kapten Inf Syuar Hendri mengatakan, patroli rutin merupakan bagian dari langkah pencegahan agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
“Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Kami terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya tanda-tanda kebakaran di wilayahnya,” ujar Kapten Inf Syuar Hendri.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga wilayah dari ancaman karhutla. Pencegahan membutuhkan kepedulian dan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama di lahan gambut. Dengan kepedulian dan sinergi antara TNI, Polri, MPA dan masyarakat, potensi karhutla dapat ditekan,” tambahnya.
Selain sosialisasi, tim melakukan pemantauan terhadap areal yang dinilai rawan kebakaran. Hasil pemantauan menunjukkan vegetasi di lokasi berupa semak belukar dan tanaman akasia dengan status kawasan Areal Penggunaan Lain (APL).
Kondisi bahan bakar di lokasi terpantau rendah dengan potensi kebakaran rendah. Uji serasah juga menunjukkan kondisi lembap. Sementara itu, jenis tanah di lokasi merupakan gambut dengan kedalaman sekitar 2,5 meter.
Tim juga memastikan ketersediaan sumber air berupa kanal dengan kedalaman sekitar 150 sentimeter, tinggi muka air sekitar 50 sentimeter dan lebar sekitar tiga meter.
Dalam kegiatan anjangsana, tim berdialog dengan warga, salah satunya Ibu Yetiba Zabua, warga Jalan Arifin Ahmad RT 004, Kelurahan Pelintung. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan mengantisipasi karhutla.
Hasil patroli menunjukkan wilayah yang dipantau dalam keadaan aman dan terkendali. Kesiapsiagaan tetap ditingkatkan melalui patroli, pemantauan areal rawan, serta komunikasi langsung dengan masyarakat.
Patroli dan sosialisasi secara rutin menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla melalui keterlibatan bersama unsur TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat.
(Angga)












