DUMAI,Suryapublik.com-Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kota Dumai terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi dan pelestarian lingkungan. Hal tersebut ditandai dengan peresmian Early Warning System (EWS) Pemantauan Tinggi Air Kota Dumai serta penanaman mangrove dalam rangka pengurangan risiko bencana tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Jalan Siak RT 09, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Ketua DPRD Dumai Agus Miswandi, unsur Forkopimda dan sejumlah pemangku kepentingan. Dari Kodim 0320/Dumai hadir Wadanramil 01/Dumai Kapten Arh. M.I. Daulay bersama Babinsa Kelurahan Pangkalan Sesai Sertu Agustinus Hasugian.
Peresmian EWS menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, khususnya yang berkaitan dengan kenaikan tinggi muka air.
Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, sistem peringatan dini memungkinkan informasi kondisi tinggi air diketahui lebih cepat sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan sejak awal.
“Keberadaan Early Warning System ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. Dengan adanya sistem peringatan dini, informasi mengenai kondisi tinggi air dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan sedini mungkin,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.
Selain peresmian EWS, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman mangrove sebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan kawasan pesisir.
Menurut Dandim, pengurangan risiko bencana membutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pengurangan risiko bencana merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar upaya mitigasi dapat berjalan secara optimal,” katanya.
Ia menambahkan, jajaran Babinsa akan terus berperan aktif dalam mendukung kegiatan mitigasi bencana serta memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah binaan.
“Kami akan terus mendorong Babinsa untuk membangun komunikasi dengan masyarakat dan seluruh unsur terkait. Kesiapsiagaan harus dibangun bersama,” tuturnya.
Kegiatan peresmian EWS dan penanaman mangrove berlangsung aman, tertib dan lancar sebagai bagian dari sinergi bersama dalam memperkuat pengurangan risiko bencana di Kota Dumai.
(Angga)












