Dumai,Suryapublik.com-Upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di wilayah Kecamatan Dumai Timur. Salah satunya melalui pembuatan sumur bor di Jalan Dumai Motor RT 04, Kelurahan Tanjung Palas, yang berada di kawasan dengan karakteristik lahan gambut.
Kegiatan pembuatan sumur bor tersebut dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026) oleh Bati Bakti Sterdim Sertu Samsuddin Siregar. Pembangunan sarana sumber air ini ditujukan untuk mendukung penanggulangan apabila terjadi kebakaran lahan di kawasan rawan karhutla.
Lokasi pembangunan sumur bor berada pada lahan masyarakat dengan luas sekitar 5 hektare. Kondisi tanah di kawasan tersebut merupakan tanah gambut yang memiliki tingkat kerawanan terhadap kebakaran, terutama ketika kondisi lahan mengalami kekeringan.
Babinsa menuturkan bahwa pembuatan sumur bor menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla di wilayah Tanjung Palas.
“Pembuatan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya mengantisipasi dan menanggulangi daerah yang rawan karhutla. Dengan adanya sumber air, diharapkan penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran,” ujar Babinsa.
Sumur bor tersebut memiliki jangkauan sekitar 70 meter dan hingga kini masih dalam proses pengerjaan. Keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan ketersediaan air bagi upaya pemadaman maupun penanganan awal kebakaran lahan di sekitarnya.
“Karena kondisi tanah di lokasi merupakan lahan gambut, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Pembuatan sumur bor diharapkan dapat membantu masyarakat dan petugas dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya saat kondisi lahan kering,” kata Babinsa.
Pembuatan sumur bor ini menjadi bagian dari langkah pencegahan dan kesiapsiagaan di wilayah Koramil 01/Dumai, khususnya pada kawasan yang memiliki potensi kerawanan karhutla.
Dengan dukungan sumber air yang memadai, respons terhadap potensi kebakaran diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.
(Ria)












