Babinsa Koramil 01/Dumai Gencarkan Patroli Karhutla, Sosialisasi Pencegahan Banjir dan Pendampingan Petani Cabai Rawit

DUMAI,Suryapublik.com-Babinsa Kelurahan Ratu Sima Koramil 01/Dumai, Serka Abu Kasim Litiloly, melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sosialisasi pencegahan banjir, serta pendampingan karya nyata tanaman cabai rawit di wilayah binaan, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Kegiatan berlangsung di Jalan Bukit Datuk, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan. Selain menyasar area yang berpotensi terjadi karhutla, Babinsa juga melakukan pendampingan terhadap lahan pertanian cabai rawit milik Tarigan yang memiliki luas sekitar setengah hektare.

Dalam patroli tersebut, Serka Abu Kasim Litiloly memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga mengingatkan warga tentang sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan karena dapat menimbulkan kerusakan lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat.

Selain pencegahan karhutla, Babinsa turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan guna mencegah terjadinya banjir, terutama di kawasan permukiman yang berpotensi mengalami genangan saat intensitas hujan tinggi.

Di sektor pertanian, Babinsa memberikan motivasi dan pendampingan kepada petani cabai rawit agar terus mengembangkan usaha pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.

Selama kegiatan berlangsung, kondisi wilayah terpantau aman dan cuaca dalam keadaan cerah. Hasil patroli lapangan juga menunjukkan tidak ditemukan titik api maupun titik asap di wilayah yang dipantau.

Serka Abu Kasim Litiloly mengatakan patroli dan sosialisasi rutin dilakukan sebagai langkah preventif dalam mencegah terjadinya karhutla sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

“Melalui patroli dan sosialisasi ini kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman kebakaran maupun bencana banjir,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu masyarakat meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui pendampingan dan edukasi agar kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat serta sektor pertanian masyarakat dapat terus berkembang dengan baik,” tutup Serka Abu Kasim Litiloly.

(Ria)