Babinsa Ratu Sima Dampingi Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Dumai, 2.955 Penerima Manfaat Terlayani

DUMAI,Suryapublik.Com-Dalam rangka mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Provinsi Riau, Serka Abu Kasim selaku Babinsa Kelurahan Ratu Sima Koramil 01/Dumai melaksanakan pendampingan pendistribusian makanan bergizi pada Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini merupakan sinergi bersama Yayasan Riau Pesisir Sejahtera dan Badan Gizi Nasional yang menyasar pelajar serta peserta posyandu di wilayah binaan.
Pendampingan diawali dengan pengawasan langsung di sejumlah titik penyaluran guna memastikan distribusi berjalan tertib, aman, serta sesuai dengan jumlah penerima manfaat yang telah terdata.

Di SMK Negeri 2 Dumai, sebanyak 1.903 siswa menerima 1.903 porsi makanan bergizi. Sementara itu, di SDN 010 Ratu Sima, sebanyak 707 siswa menerima 707 porsi sesuai daftar hadir penerima manfaat.
Distribusi juga dilaksanakan di Posyandu Sempurna dengan jumlah penerima sebanyak 140 orang, terdiri dari 107 anak balita, 15 ibu hamil, dan 18 ibu menyusui. Secara keseluruhan, total penerima manfaat dalam kegiatan tersebut mencapai 2.955 siswa dan peserta posyandu.

Menu makanan yang dibagikan meliputi jasuke, telur rebus, kacang polong, dan buah apel dengan indeks 5 per porsi. Proses distribusi melibatkan tim dari Badan Gizi Nasional (SPPI), dua personel Koramil 01/Dumai, anggota yayasan, serta para guru di masing-masing sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut kepala sekolah dan jajaran guru, pengurus posyandu, anggota Koramil 01/Dumai, serta pengurus Yayasan Riau Pesisir Sejahtera. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.

Serka Abu Kasim menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk mengawal program pemerintah agar tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami memastikan seluruh proses distribusi berjalan sesuai prosedur, mulai dari kesiapan makanan, jumlah porsi, hingga ketertiban saat pembagian. Program ini menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak, balita, serta ibu hamil dan menyusui, sehingga pengawasannya harus maksimal,” tegasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, yayasan, pemerintah, dan pihak sekolah menunjukkan kolaborasi yang solid dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat di wilayah binaan.(Ria)