Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Dampingi Warga Tanam Kacang Panjang Sekaligus Cegah Karhutla

Dumai,suryapublik.com-Pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan berjalan beriringan dengan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Babinsa Koramil 03/Sungai Sembilan, Sertu Muh Ali Mustofa, turun langsung mendampingi warga mengembangkan tanaman kacang panjang sekaligus memberikan sosialisasi pencegahan Karhutla di Jalan Paret Gantung, Kelurahan Bangsal Aceh, Sabtu (5/9/2026).

Pendampingan karya nyata tersebut dilakukan di kebun milik Ibu Silawati. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya untuk mendorong pemanfaatan lahan secara produktif, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan edukasi agar masyarakat ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.

“Kita ingin masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk kegiatan pertanian yang produktif. Tanaman kacang panjang ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah,” ujar Sertu Muh Ali Mustofa.

Di sela kegiatan pendampingan, Babinsa menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Sosialisasi tersebut penting dilakukan sebagai langkah pencegahan dini mengingat pembakaran lahan dapat menyebabkan api sulit dikendalikan dan berpotensi meluas.

“Kita mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila tertangkap melakukan pembakaran hutan dan lahan, ada sanksi hukum yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Sertu Muh Ali Mustofa.

Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Karena itu, warga diharapkan tidak hanya mengandalkan petugas ketika terjadi kebakaran, tetapi ikut menjaga kondisi lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun indikasi terjadinya kebakaran.

“Pencegahan harus dilakukan bersama. Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, sehingga jangan sampai ada tindakan yang dapat memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering,” ungkap Sertu Muh Ali Mustofa.

Selama kegiatan berlangsung, kondisi wilayah Kelurahan Bangsal Aceh terpantau aman dengan cuaca cerah. Hasil pemantauan juga menunjukkan tidak terdapat titik api maupun titik asap di sekitar lokasi kegiatan. Pendampingan pertanian dan sosialisasi berjalan dengan aman serta lancar.

“Kondisi di lapangan saat ini aman, titik api dan titik asap nihil. Meski demikian, kewaspadaan harus tetap dijaga agar tidak terjadi Karhutla dan kegiatan pertanian masyarakat dapat berjalan dengan baik,” pungkas Sertu Muh Ali Mustofa.

(Ria)