Pembangunan Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Berlanjut, Babinsa Dampingi Pengerjaan

DUMAI,Suryapublik.com-Pembangunan jembatan beton tahap VII di Jalan KUD RT 21, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus berlanjut. Babinsa Kelurahan Lubuk Gaung Koramil 03/Sungai Sembilan, Pelda Tarmin, turut mendampingi proses pembangunan, Kamis (8/10/2026).

Pekerjaan kali ini difokuskan pada perakitan besi balok dan pengemalan sebagai bagian dari tahapan pembangunan jembatan yang nantinya menjadi akses penghubung bagi masyarakat RT 21.

Jembatan tersebut memiliki bentangan sekitar 8 meter dengan lebar sungai sekitar 5 meter. Kedalaman air berkisar 1 hingga 2 meter, sementara saat banjir ketinggian air dapat mencapai sekitar 2 meter.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat. Berdasarkan pendataan di lapangan, sebanyak 413 jiwa dari 240 kepala keluarga (KK) menjadi penerima manfaat.

Dalam pengerjaannya, kegiatan melibatkan dua personel TNI, tiga pekerja dan dua masyarakat. Meski kondisi sungai sedang pasang, proses pembangunan tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan para pekerja.

Komandan Kodim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, pendampingan Babinsa dalam pembangunan fasilitas masyarakat merupakan bagian dari upaya TNI untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus membantu mengawal pembangunan di wilayah binaan.

“Babinsa merupakan bagian dari masyarakat sehingga kehadirannya di tengah kegiatan pembangunan diharapkan dapat memberikan dukungan sekaligus memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan aman,” kata Letkol Arm Herman Santoso.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan memiliki arti penting, terutama sebagai akses penghubung yang dapat memudahkan mobilitas masyarakat.

“Jembatan ini nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi ratusan warga. Dengan akses yang semakin baik, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.

Dandim juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Sinergi antara TNI, pekerja dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan di wilayah.

“Kita mendorong semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan lingkungan. Dengan kebersamaan, fasilitas yang dibutuhkan masyarakat dapat dibangun dan dijaga bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Pelda Tarmin mengatakan pendampingan dilakukan untuk memantau perkembangan pembangunan sekaligus memastikan kegiatan di lapangan berjalan tertib dan aman.

“Untuk hari ini pekerjaan meliputi perakitan besi balok dan pengemalan. Kondisi di lapangan secara umum aman dan terkendali, meskipun air sungai sedang pasang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut sangat dinantikan masyarakat karena menjadi salah satu akses penghubung di wilayah RT 21.

“Harapannya pembangunan ini dapat selesai sesuai tahapan sehingga nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” pungkas Pelda Tarmin.

Selama kegiatan berlangsung, cuaca pada pagi hari mendung, kemudian cerah pada siang hari dan kembali mendung pada sore hari. Situasi di lokasi pembangunan secara umum aman dan terkendali.

(Angga)