DUMAI,Suryapublik.com-Proses pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Jalan Purwosalim, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus menunjukkan progres positif.
Pada Jumat (26/6/2026), personel Koramil 03/Sungai Sembilan bersama para pekerja kembali melanjutkan sejumlah tahapan pekerjaan guna mempercepat penyelesaian jembatan yang akan menjadi akses penghubung antara Kelurahan Tanjung Penyembal dan Kelurahan Basilam Baru.
Jembatan dengan bentangan sepanjang 50 meter tersebut dibangun untuk memudahkan mobilitas masyarakat. Kehadirannya diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 260 jiwa atau 79 kepala keluarga yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan yang lebih aman dan layak.
Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pengecatan, pengelasan tiang pylon, pemasangan dan perkuatan pylon IWF 200, pemasangan tali sling, pemasangan gelagar, hingga perakitan konstruksi jembatan. Sementara pemasangan papan lantai dijadwalkan mulai dilakukan pada Minggu mendatang.
Pembangunan melibatkan 10 personel TNI dan tiga orang pekerja. Meski menghadapi kendala berupa lokasi pembangunan yang cukup jauh dari jalan utama, kegiatan tetap berjalan lancar dengan kondisi cuaca cerah. Situasi di lokasi pembangunan juga terpantau aman dan kondusif.
Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan akses transportasi masyarakat di wilayah Sungai Sembilan.
“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan wujud pengabdian TNI kepada masyarakat. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat akan terus bekerja secara maksimal agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan faktor keamanan.
“Kami juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang ikut membantu dan memberikan semangat selama proses pembangunan berlangsung. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” tutup Letkol Arm Herman Santoso.
(Angga)








