Sebagai Bentuk Keseriusan Dalam Mencegah Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) Serta Meningkatkan Ketahanan Pangan

Babinsa Kelurahan Bukit Batrem, Sertu Nono Supriadi, Bersama Warga Melaksanakan Patroli, Sosialisasi, Dan Pendampingan Karya Nyata Dengan Menanam Tanaman Gambas.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (06/03/2025) di Jalan Perjuangan RT 08 dan Jalan Keluarga RT 09, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur.

Sertu Nono Supriadi Menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan salah satu strategi dalam pemanfaatan lahan tidur yang selama ini rawan Karhutla.

“Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar. Sebaliknya, kami mengajak mereka memanfaatkan lahan dengan menanam tanaman produktif seperti gambas”.

Selain pendampingan pertanian, Patroli juga dilakukan untuk mendeteksi sejak dini potensi kebakaran lahan. Menurut Sertu Nono, Patroli semacam ini sangat penting untuk memantau titik-titik rawan.

“Kami turun langsung ke lapangan guna memastikan tidak ada aktivitas pembakaran liar dan memberikan sosialisasi kepada warga agar lebih peduli terhadap lingkungan,” tambahnya.

Dalam kegiatan sosialisasi, Babinsa mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan. Ia menekankan bahwa cara tersebut tidak hanya berbahaya bagi lingkungan tetapi juga melanggar hukum.

“Kami terus mengingatkan warga bahwa membakar lahan bisa menimbulkan dampak yang luas, termasuk pencemaran udara dan ancaman kesehatan,” tegasnya.

Selain itu, Sertu Nono juga mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dengan cara bertani yang lebih ramah lingkungan.

“Buka lahan dengan metode yang benar. Jangan membakar, Tetapi manfaatkan teknik pertanian yang lebih modern agar hasilnya lebih optimal tanpa merusak lingkungan,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan titik api maupun titik asap yang mencurigakan. Babinsa memastikan bahwa patroli dan sosialisasi ini akan terus dilakukan secara berkala demi mencegah kebakaran lahan dan hutan di wilayah binaan.

“Kami akan terus mendampingi masyarakat, baik dalam hal pertanian maupun menjaga lingkungan, agar wilayah ini tetap aman dari ancaman Karhutla,” tutupnya.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan serta dapat meningkatkan hasil pertanian mereka tanpa harus merusak ekosistemĀ sekitar.

(NR)