DUMAI,Suryapublik.com-Asisten I Sekretariat Daerah Kota Dumai, Drs. H. Muhammad Yunus, secara resmi membuka Kemenkeu Fair 2026 UMKM Expo yang digelar di halaman Kantor KPKNL Dumai, Jalan Sultan Syarif Kasim No. 55, Kota Dumai. Kegiatan yang diinisiasi oleh Sinergi Kemenkeu Satu Dumai ini dihadiri masyarakat, pelaku UMKM, serta perwakilan instansi pemerintah sebagai upaya mendekatkan layanan Kementerian Keuangan kepada masyarakat.(23/07/2026)
Kemenkeu Fair 2026 merupakan kolaborasi KPKNL Dumai, Bea Cukai Dumai, KPP Pratama Dumai, dan KPPN Dumai. Berbagai kegiatan disuguhkan, mulai dari senam bersama, bazar UMKM, talkshow layanan Kementerian Keuangan, edukasi perpajakan, klinik ekspor, klinik pembiayaan, hingga expo barang lelang dan barang rampasan negara.
Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian pengunjung adalah simulasi lelang konvensional yang dipandu oleh Hasintongan Pardede. Dalam simulasi tersebut, masyarakat diajak memahami proses lelang menggunakan berbagai produk rumah tangga dengan harga limit mulai Rp10 ribu. Menariknya, seluruh pemenang simulasi lelang mendapatkan barang yang dimenangkan secara gratis sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai mekanisme lelang.
Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan lelang online yang menawarkan barang sitaan Bank BRI berupa tanah dan bangunan yang berada di wilayah Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa proses lelang pemerintah berlangsung secara terbuka, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Suasana Kemenkeu Fair 2026 semakin meriah dengan penampilan Live Band Personel Bea Cukai Dumai binaan Kepala Bea Cukai Dumai, Ruru Firza Isnandar, yang menghibur para pengunjung di sela-sela rangkaian kegiatan. Berbagai door prize juga dibagikan kepada peserta yang mengikuti kuis interaktif dan aktivitas selama acara berlangsung.
Melalui Kemenkeu Fair 2026, Sinergi Kemenkeu Satu Dumai berharap kolaborasi antarinstansi bersama Pemerintah Kota Dumai terus terjalin dalam meningkatkan literasi keuangan, memperluas akses layanan publik, serta mendorong UMKM lokal semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
(Ria)








