DUMAI,Suryapublik.Com-Babinsa Koramil 03/Sungai Sembilan, Serka Afnal Alieu Permana, melaksanakan kegiatan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah RT 22 Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, pada Senin, 12 Januari 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya rutin TNI Angkatan Darat dalam menjaga wilayah binaan dari potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan dengan menyusuri area permukiman serta lahan yang dinilai rawan terjadi kebakaran. Serka Afnal Alieu Permana menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman serta tidak ditemukan adanya aktivitas pembakaran lahan oleh masyarakat.
Selain melaksanakan patroli, Babinsa juga melakukan sosialisasi langsung kepada warga setempat. Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan kebakaran berskala besar dan merugikan banyak pihak.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan kebakaran besar dan berdampak luas,” ujar Serka Afnal Alieu Permana.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga memberikan penjelasan mengenai sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku pembakaran lahan.
“Sanksi hukum bagi pelaku pembakaran lahan cukup berat, sehingga kami harap masyarakat benar-benar mematuhi aturan yang berlaku,” tegasnya.
Menurut Serka Afnal Alieu Permana, peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan Karhutla.
“Pencegahan tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat, tetapi membutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama agar lingkungan tetap terjaga,” ungkapnya.
Dari hasil patroli yang dilakukan, tidak ditemukan adanya titik api maupun titik asap di wilayah tersebut. Kondisi lapangan terpantau aman dan terkendali meskipun cuaca dalam keadaan mendung.
Babinsa menegaskan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi Karhutla akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami akan rutin melakukan patroli dan sosialisasi agar wilayah Sungai Sembilan tetap terbebas dari Karhutla,” pungkasnya.(Ria)












