Ketua Srikandi GRIB JAYA Kota Dumai Yenni Jati Tegaskan Srikandi GRIB JAYA Peserta Terbanyak Zapin Massal Berkebaya Laboh Keke se-Provinsi Riau

PEKANBARU,Suryapublik.com-Kegiatan Zapin Massal Berkebaya Laboh Keke yang melibatkan ribuan perempuan dari berbagai organisasi se-Provinsi Riau berlangsung meriah dan sarat makna budaya. Dalam kegiatan tersebut, Srikandi GRIB JAYA tercatat sebagai organisasi dengan jumlah peserta terbanyak, menegaskan kekompakan dan soliditas perempuan GRIB JAYA dalam mendukung pelestarian budaya Melayu Riau.

Sebanyak enam ribu perempuan ambil bagian dalam zapin massal ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 peserta merupakan Srikandi GRIB JAYA yang berasal dari DPD GRIB JAYA Provinsi Riau, DPC GRIB JAYA Kota Dumai, DPC GRIB JAYA Kota Pekanbaru, serta DPC GRIB JAYA Kabupaten Kampar. Jumlah ini menjadikan Srikandi GRIB JAYA sebagai kontingen terbanyak dibandingkan organisasi perempuan lainnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan BKOW (Badan Kerja Sama Organisasi Wanita) Provinsi Riau sebagai bagian dari upaya bersama melestarikan budaya Melayu Riau melalui seni Zapin yang mengandung nilai persatuan dan kebersamaan.

Ketua Srikandi GRIB JAYA Kota Dumai, Yenni Jati, tampil menonjol memimpin barisan Srikandi Dumai yang hadir kompak mengenakan kebaya laboh keke. Ia menegaskan bahwa kehadiran Srikandi GRIB JAYA dalam jumlah besar merupakan bentuk komitmen nyata perempuan GRIB JAYA terhadap pelestarian budaya daerah.

“Ini adalah bukti bahwa Srikandi GRIB JAYA bukan hanya hadir, tetapi mengambil peran penting dan terbesar dalam menjaga serta menghidupkan budaya Melayu Riau,” tegas Yenni Jati.

Dukungan penuh juga diberikan oleh Ketua DPC GRIB JAYA Kota Dumai, Agus Tera, yang terus mendorong jajaran Srikandi Dumai agar aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan, baik di tingkat daerah maupun provinsi.

Sementara itu, Ketua Srikandi GRIB JAYA Provinsi Riau, Hj. Mimi Lutmila, S.S.I, yang dikenal dengan julukan Si Jilbab Merah, menegaskan bahwa tingginya partisipasi Srikandi GRIB JAYA mencerminkan kekuatan dan peran strategis perempuan dalam menjaga identitas budaya Melayu.
“Srikandi GRIB JAYA hadir sebagai garda terdepan pelestarian budaya. Jumlah peserta terbanyak ini adalah simbol kekompakan, semangat, dan kecintaan kami terhadap budaya Melayu Riau,” ujar Hj. Mimi Lutmila.

Ketua DPD GRIB JAYA Provinsi Riau, Raja Irfan Kumala, didampingi Sekretaris Cutra Andika Siregar, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Srikandi GRIB JAYA yang dinilai mampu mengharumkan nama organisasi dalam kegiatan budaya berskala provinsi.
“Budaya Melayu adalah jati diri kita. Melalui Zapin massal ini, GRIB JAYA terus berkomitmen menjaga dan melestarikan kearifan lokal Melayu Riau,” ungkap Raja Irfan Kumala.

Atas dukungan dan kontribusi GRIB JAYA dalam menyukseskan kegiatan pemerintahan dan pelestarian budaya ini, diharapkan Pj Gubernur Riau SF Hariyanto, Wali Kota Pekanbaru, Wali Kota Dumai, serta Bupati Kampar dapat memberikan perhatian dan timbal balik dengan melibatkan GRIB JAYA dalam berbagai program pembangunan dan kebudayaan ke depan.

Kegiatan Zapin Massal Berkebaya Laboh Keke ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi antarorganisasi perempuan serta masyarakat luas. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meraih Rekor MURI, menegaskan Provinsi Riau sebagai pusat budaya Melayu di tingkat nasional.(Ria)