PEKANBARU,Suryapublik.com-Sosok Mimi Lutmila yang dikenal dengan julukan Si Jilbab Merah kembali mencuri perhatian publik. Bersama organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, ia sukses menggelar Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek yang berhasil menorehkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Dunia Tahun 2026.
Kegiatan akbar ini melibatkan 200 penari zapin perempuan yang tergabung dalam Srikandi GRIB Jaya, berasal dari berbagai daerah di Provinsi Riau, di antaranya Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, dan Kota Dumai. Para penari tampil anggun dan serempak mengenakan busana khas Melayu kebaya laboh kekek, sebagai simbol identitas dan keluhuran budaya Melayu yang tetap lestari di tengah modernisasi.
Mimi Lutmila menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memecahkan rekor, melainkan wujud nyata komitmen GRIB Jaya dalam menjaga, melestarikan, dan mempromosikan budaya Melayu hingga ke tingkat nasional dan internasional.
“Zapin adalah warisan budaya Melayu yang harus terus dijaga. Melalui zapin massal ini, kami ingin menunjukkan bahwa budaya daerah mampu menjadi kebanggaan dunia,” ujar Mimi Lutmila di sela kegiatan.
Keberhasilan ini menjadi catatan tersendiri bagi Srikandi GRIB Jaya, yang dinilai mampu mengambil peran strategis dalam pelestarian seni dan budaya, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, perwakilan MURI menyatakan bahwa Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek ini resmi tercatat sebagai pertunjukan zapin dengan jumlah penari perempuan terbanyak yang ditampilkan secara serentak, sehingga layak dianugerahi Rekor MURI Dunia Tahun 2026.
Acara berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat serta tokoh adat Melayu. Capaian ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya Melayu sebagai jati diri bangsa.
Atas dukungan dan kontribusi GRIB Jaya dalam menyukseskan kegiatan pemerintahan dan pelestarian budaya ini, diharapkan Pj Gubernur Riau SF Hariyanto, Wali Kota Pekanbaru, Wali Kota Dumai, serta Bupati Kampar dapat memberikan perhatian dan timbal balik dengan melibatkan GRIB Jaya dalam berbagai program pembangunan dan kebudayaan ke depan.(Ria)












